Tampilkan postingan dengan label mistis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mistis. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 Juli 2012

Mitos yang berguna

Jika kita berbicara tentang mitos di Bali khususnya di pedesaan memang tak pernah ada habisnya, namun dari sekian banyak mitos tersebut memiliki kegunaan masing - masing. Ini gue jelaskan tentang beberapa mitos yang memiliki fungsinya masing - masing.
  1. Ning, sing dadi negakin galeng nyaan busul (Dik ga boleh duduk di atas bantal ntar bisa bisul), begitulah para orang tua mengingatkan anaknya. Maksud sebenarnya dari ucapan itu adalah bukannya kita akan langsung bisul cuma gara - gara duduk di atas bantal, tapi bantalnya akan kotor kalau kita duduki.
  2. Ning lamun medaar sing dadi mecarikan nyan mati godele. (Dik kalau makan nggak boleh ada sisa ntar anak sapinya mati), kata - kata ini biasa diucapkan di pedesaan oleh para petani kepada anaknya. Sebenarnya tak ada hubungannya antara sisa makanan dengan anak sapi mati karena maksud yang sesungguhnya hanyalah supaya kita tidak buang - buang makanan.
  3. Tidak boleh keluar pada siang bolong seperti jam 12 siang karena para mahluk halus masih berkeliaran. Kita boleh percaya boleh tidak karena maksud sebenarnya dari mitos itu hanyalah supaya kita tidak kepanasan jika keluar rumah jam 12 siang karena matahari tepat berada di atas kita, kalau ingin keluar rumah sebaiknya saat matahari sudah tidak terlalu menyengat.
  4. Memotong kuku di malam hari sama dengan memotong rejeki. Sebenarnya ini hanyalah demi keselamatan kita, dulu di desa penerangan masih kurang dan jika kita memotong kuku pada malam hari kurang jelas terlihat sehingga salah sedikit malah tangan kita yang luka.
  5. Pada saat gempa harus memukul kentongan agar gempanya berhenti, bukan itu maksud sesungguhnya. Gempa bukanlah mahluk hidup yang memiliki rasa takut terhadap sesuatu. Kita harus memukul kentongan pada saat gempa tujuannya adalah agar orang lain yang masih tidur atau yang tidak menyadari adanya gempa segera keluar dari dalam rumah agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.
Mitos dijelaskan kepada setiap orang dengan dampak yang agak berlebih - lebihan karena dampak yang sebenarnya bukanlah seperti itu, namun justru dengan penjelasan yang agak berlebih - lebihan itulah orang akan jadi lebih menurut atau patuh.
Ok kawan sekian dulu postingan gue tentang beberapa mitos yang beredar di masyarakat dari dulu secara turun temurun, sebenarnya masih banyak banget mitos yang belum gue bahas, mungkin gue akan lanjutin pada postingan berikutnya. Thanks kawan - kawan. See you.

Sabtu, 23 Juni 2012

Tanah Kuburan

ghaib-misteri.blogspot.com
Setiap orang pernah sakit baik sakit secara medis maupun nonmedis. Penyakit medis biasanya di sebabkan oleh kuman atau virus. Namun penyakit nonmedis biasanya disebabkan oleh beberapa hal seperti, santet, cetik (racun), tanah kuburan,dll. Nah yang akan kita bahas kali ini adalah mengenai tanah kuburan, di Bali tanah kuburan sering dijadikan sarana untuk menyakiti orang. Cara yang biasa dilakukan oleh orang untuk menyakiti dengan sarana tanah kuburan adalah menaruh tanah kuburan tersebut di halaman rumah korban. Efeknya bermacam - macam mulai dari keluarga korban tidak harmonis, banyak masalah, bahkan dapat memakan korban jiwa. Saya sendiri pernah mendengar penjelasan dari seorang balian di bali melalui rekaman hp tentang berbahayanya tanah kuburan ini. Dari sumber itulah saya membuat postingan ini.
Ok sekian dulu postingan hari ini. Thank you.

Jumat, 22 Juni 2012

Percaya apa nggak?

wangparsud11.blogspot.com
Di Indonesia memiliki berbagai macam mitos, banyak orang yang percaya dan banyak juga yang tidak percaya. Tapi saya sendiri sebagai orang bali sangat percaya dengan adanya mitos karena ini berhubungan dengan unsur sekala (nyata) dan niskala (tidak nyata), saya percaya akan adanya hantu, mahluk halus, jin dsb. Tapi satu hal yang perlu diingat adalah kita boleh percaya tapi jangan sampai menyembah atau memuja hal - hal yang seperti itu, yang patut kita sembah hanyalah Tuhan. Mitos tidak merugikan kita malahan hanya mitos yang dapat digunakan untuk membuat orang lain patuh ketika peraturan yang biasa mereka abaikan.


Contoh : Bila kita datang ke hutan tentunya ada peraturan :
"Di larang merusak/mengambil pohon yang ada di hutan", namun peraturan tinggalah peraturan pasti ada saja yang akan melanggar. Lain halnya jika pihak pengelola hutan tersebut mencoba membubuhi peraturan tersebut dengan berbagai mitos seperti ada penunggu hutan tersebut yang akan marah dan menyerang manusia yang melanggar peraturan. Dijamin semua orang akan patuh.

Ok sekian dulu postingan gue hari ini. Bye.  

Hello

free-extras.com
Halo kawan - kawan perkenalkan nama saya I Wayan Suparsa biasa dipanggil Yansu saya seorang mahasiswa di Universitas Udayana. Ini blog saya yang kesekian karena saya dulu pernah punya beberapa blog tapi saya hapus karena ga sempet ngurus, sekarang saya punya dua blog yang benar-benar akan saya urus. Ok that's all about me and my blog. Thank you.