Rabu, 18 Juli 2012

Hidup di Bali selalu untung

Keuntungan dan kerugian sudah sering dibahas baik dalam pelajaran ekonomi maupun dalam kehidupan sehari - hari. Dalam kegiatan ekonomi misalnya gue sebagai pedagang terus gue beli barang dagangan seharga 5000 dan gue jual 10.000 maka keuntungan yang gue dapat adalah 5000, dan jika gue jual 3000 maka gue rugi 2000. Gue yakin semua orang juga tahu itu tapi gue iseng aja pengen jelasin lagi. hehe.
Untung dan rugi memang selalu berdampingan semua orang pasti pernah mengalaminya. Tapi lain halnya jika kita hidup dalam kehidupan masyarakat di Bali, di Bali tidak pernah ada kata rugi,  hal tersebut bisa kita perhatikan dan dengarkan dari omongan orang - orang di Bali. Contohnya :
Contoh 1 :
  • A : B tau ga si Made kasian banget tadi kecelakaan.
  • B : Terus gimana keadaannya?
  • A : Tangannya patah.
  • B : Oh untung cuma tangannya yang patah.
Contoh 2 :
  • A : Hari ini nasibku sial banget, tadi rumahku kecurian.
  • B : Apanya aja yang hilang?
  • A : Tv aja.
  • B : Untung bukan semua barang kamu yang dicuri.
Jadi dari percakapan tersebut meskipun terlihat begitu sederhana namun mengandung arti yang cukup dalam, kita bisa simpulkan bahwa dibalik sebuah musibah pasti ada untungnya, tidak selalu rugi. Itulah kuasa Tuhan.

Ok itu aja postingan gue hari ini. Thank you. Bye.

Jumat, 06 Juli 2012

Relokasi Pasar


Pemindahan suatu kegiatan dari suatu tempat ke tempat yang lain atau yang sering disebut relokasi memang sering dilakukan. Demikian halnya dengan relokasi pasar Amlapura Timur ke pasar Karang Sokong Subagan mengingat pasar Amlapura Timur akan direnovasi. Pasar amlapura timur merupakan salah satu pasar yang terkenal di karangasem yang selalu ramai oleh para penjual dan pembeli, pasar amlapura timur teletak di pusat kota yaitu di jalan kesatrian amlapura.  Sedangkan pasar karang sokong sebelum di adanya relokasi pedagang dari pasar amlapura timur adalah pasar yang biasanya hanya ramai pada saat tengah malam atau pagi – pagi buta karena biasanya hanya saudagar yang membeli barang dalam jumlah besar berbelanja di pasar ini, pasar karang sokong terletak di jalan nenas, subagan, karangasem.
Pedagang yang di relokasi dari pasar amlapura timur ke pasar karang sokong banyak yang mengeluh karena pendapatannya berkurang dan cuaca di sana sangat panas. Dari kejadian ini pula muncul beberapa mitos yang mulai beredar seperti:
“Pasar karang sokong menjadi sepi pengunjung dan suasananya panas karena dulu di tempat ini banyak orang yang meninggal akibat lahar dari letusan gunung agung”.
Namun jika di jelaskan secara ilmiah tanpa ada unsur mitos keadaan ini disebabkan oleh beberapa faktor sperti :
1.      Pasar karang sokong menjadi sepi pengunjung karena letaknya jauh dari pusat kota sehingga pembeli agak malas melakukan perjalanan yang cukup jauh hanya untuk berbelanja di pasar, mereka lebih memilih berbelanja di warung walaupun dengan harga yang sedikit lebih mahal.
2.      Sudah ada beberapa pasar yang lebih terkenal yang tidak terlalu jauh lokasinya dengan pasar karang sokong ini dan rata – rata pengunjung sudah berlangganan  di sana, contoh : Pasar di Bugbug dan pasar di Bebandem.
3.      Suasana yang panas disebabkan karena atap pasar menggunakan asbes tanpa diisi plafon sedikit pun.
Ini ada beberapa foto yang gue ambil dari pasar karang sokong tapi maaf bila kurang jelas.
 















Ok kawan sekian dulu postingan gue. Thank you.


Senin, 02 Juli 2012

Mitos yang berguna

Jika kita berbicara tentang mitos di Bali khususnya di pedesaan memang tak pernah ada habisnya, namun dari sekian banyak mitos tersebut memiliki kegunaan masing - masing. Ini gue jelaskan tentang beberapa mitos yang memiliki fungsinya masing - masing.
  1. Ning, sing dadi negakin galeng nyaan busul (Dik ga boleh duduk di atas bantal ntar bisa bisul), begitulah para orang tua mengingatkan anaknya. Maksud sebenarnya dari ucapan itu adalah bukannya kita akan langsung bisul cuma gara - gara duduk di atas bantal, tapi bantalnya akan kotor kalau kita duduki.
  2. Ning lamun medaar sing dadi mecarikan nyan mati godele. (Dik kalau makan nggak boleh ada sisa ntar anak sapinya mati), kata - kata ini biasa diucapkan di pedesaan oleh para petani kepada anaknya. Sebenarnya tak ada hubungannya antara sisa makanan dengan anak sapi mati karena maksud yang sesungguhnya hanyalah supaya kita tidak buang - buang makanan.
  3. Tidak boleh keluar pada siang bolong seperti jam 12 siang karena para mahluk halus masih berkeliaran. Kita boleh percaya boleh tidak karena maksud sebenarnya dari mitos itu hanyalah supaya kita tidak kepanasan jika keluar rumah jam 12 siang karena matahari tepat berada di atas kita, kalau ingin keluar rumah sebaiknya saat matahari sudah tidak terlalu menyengat.
  4. Memotong kuku di malam hari sama dengan memotong rejeki. Sebenarnya ini hanyalah demi keselamatan kita, dulu di desa penerangan masih kurang dan jika kita memotong kuku pada malam hari kurang jelas terlihat sehingga salah sedikit malah tangan kita yang luka.
  5. Pada saat gempa harus memukul kentongan agar gempanya berhenti, bukan itu maksud sesungguhnya. Gempa bukanlah mahluk hidup yang memiliki rasa takut terhadap sesuatu. Kita harus memukul kentongan pada saat gempa tujuannya adalah agar orang lain yang masih tidur atau yang tidak menyadari adanya gempa segera keluar dari dalam rumah agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.
Mitos dijelaskan kepada setiap orang dengan dampak yang agak berlebih - lebihan karena dampak yang sebenarnya bukanlah seperti itu, namun justru dengan penjelasan yang agak berlebih - lebihan itulah orang akan jadi lebih menurut atau patuh.
Ok kawan sekian dulu postingan gue tentang beberapa mitos yang beredar di masyarakat dari dulu secara turun temurun, sebenarnya masih banyak banget mitos yang belum gue bahas, mungkin gue akan lanjutin pada postingan berikutnya. Thanks kawan - kawan. See you.

Rabu, 27 Juni 2012

Wajahmu Belokkan Duniaku part I

Sang mentari tlah kembali ke peraduannya malam pun mulai menjelang namun Box masih duduk termenung di sudut kamarnya. Sudah 3 hari Ia meratapi betapa malangnya nasibnya, acara reuniannya terpaksa batal hanya gara - gara ulah sang tikus. Bu Imah pun mulai khawatir dengan keadaan Box, Box terlihat makin lemas letih lesu (harus minum pil penambah darah kalau udah kayak gini karena ini gejalan anemia), ditambah lagi wajah Box terlihat makin jelek karena tak mandi selama 3 hari (dulunya emang udah jelek sih).
"Box ada apa denganmu?". tanya Bu Imah.
"Jujur aku sudah tak sanggup Ma, aku ingin menyudahi perih ini, duka nestapa ini begitu menusuk jantungku, ku ingin menghilang saja dari dunia fana ini". (busyet lebay banget). "Masak air biar mateng cuma gara - gara tikus aja kamu kayak gini, mendingan kamu mandi dulu ntar temen mama mau ke sini sama anak ceweknya".
Tiba - tiba muncul secercah harapan di hati Box ketika mendengar mamanya bebicara seperti itu. Box mandi dengan penuh semangat di bawah guyuran shower sembari berharap nanti dia akan kedatangan cewek cantik.
"Box ayo sini liat siapa yang datang?". ujar Bu Imah.
Dengan langkah tegap maju (kayak gerak jalan aja) Box segera keluar dari kamarnya setelah selesai berdandan.
Dan apakah yang terjadi tunggu saja kelanjutannya dengan penuh rasa penasaran.
Bersambung  . . . . . . .

Selasa, 26 Juni 2012

Sang Tikus Penoda

Sang mentari mulai menampakkan senyum cerahnya di ufuk timur pertanda setiap mahluk harus mulai bangun dan melaksanakan aktivitas. Pagi ini Box (Boxer Ijo) ada acara reunian bareng teman - teman SMAnya dulu pukul 8.00 pagi, satu tahun yang lalu Box sekolah di SMA Negeri 1 Antah Berantah yang beralamat di Jl. Angker no 33.
Kembali lagi ke cerita, Box kini tengah bingung untuk menentukan baju mana yang akan Ia pakai namun setelah lama memilah dan memilih akhirnya Ia menemukan baju kemeja makan putih yang ia beli 1 bulan yang lalu dari hasil menabungnya namun ia melihat sedikit keanehan di baju tersebut, tampak secuil noda di atas kantong baju putih itu. "Apa ini?" Box bergumam dengan rasa agak penasaran. Baju tersebut pun di angkat terlihat ada noda lagi kali ini bukan secuil tapi seonggok besar dengan panjang 5cm x lebar 6 cm dilengkapi dengan aroma pesing yang semerbak, menurut buku yang pernah ia baca ia pun dapat menyimpulkan bahwa noda ini disebabkan oleh air kencing dari tikus. Muka Box mulai memerah menandakan ada emosi yang terpendan dalam hatinya.
"Mamaaaaaaaaaaaaa!", teriak Box. Mamanya yang bernama Bu Imah pun segera keluar dari dapur dan menghampiri Box di Kamarnya. "Ada apa Nak?". ujar Bu Imah cemas.
"Kenapa di kamar Box ada tikus ma?".
"Aaaah sudah makan dulu sana ada tikus goreng special tuh, eh maksudnya tempe goreng special".
"Mama gimana sih aku masih emosi gini di suruh makan?".
"Sabar nak, sekarang kamu makan dulu ntar kalau udah kenyang kita cari sama - sama tikusnya". Bu imah coba menenangkan. "Bener ya ma?" dengan wajah penuh harap. "Bener sayang".
Akhirnya mereka berdua mulai sarapan di meja makan dengan lahap dan bersungguh - sungguh agar tingkat kenyang mereka maksimal.
Selesai makan misi untuk memburu sang tikus pembuat noda pun dimulai, dengan membawa seperangkat alat untuk menangkap tikus seperti gagang sapu dan ketapel. Pencarian dimulai dari TKP (Tempat Kejadian Penodaan), namun hasilnya nihil pencarian pun dilanjutkan ke loteng rumah tapi tetap tak ada hasil meski hari sudah sore hingga akhirnya Box mendengar suara "Ciiiit Ciiiit", dari arah kamar tidurnya, Box mencoba mencari arah suara tersebut dan demi alasan keamanan Ia tak mengizinkan Bu Imah untuk ikut masuk, Bu Imah hanya menunggu di depan kamar sambil berdoa. Sementara di kamar yang begitu gelap Box mulai berjalan mengendap - endap tiba - tiba ia melihat sepasang cahaya redup di bawah meja di sudut kamar yang ternyata adalah cahaya dari mata tikus. "Ini yang gue cari", ujarnya dalam hati. Ia pun segera membentangkan ketapelnya lengkap dengan batu sebesar biji salak dan "Dooor". (bunyi ketapel kok dooor). "Plaaaak" akhirnya sang tikus pun terkapar karena dieksekusi langsung tanpa melalui proses di pengadilan. Akhirnya Box mengambil sang tikus pada bagian ekornya dan dengan langkah gagah Box menentengnya keluar dari kamar. "Mama ini hasil perjuanganku", kata Box dengan bangga. "Mama bangga padamu Nak". sahut Bu imah seraya memeluknya.
Tiba-tiba Box teringat suatu hal, Ia baru ingat bahwa hari ini sebenarnya dia harus ikut acara reunian, Ia lihat jam di dindingnya sudah menunjukan pukul 4.00 sore. Gagal sudah acara reunian Box dengan teman - teman SMAnya karena ulah sang tikus pembuat noda.


Pesan Moral dari cerita ini : Kotor adalah Noda.
 

Senin, 25 Juni 2012

Boxer Ijo

Selamat pagi kawan - kawan kali ini gue mau cerita tentang si Boxer Ijo.
Boxer Ijo adalah mahluk halus/jin yang merupakan saudara tiri dari kolor ijo, makanya namanya sama - sama menggunakan nama celana. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa Kolor Ijo itu suka memperkosa perempuan namun hal itu sungguh jauh berbeda dengan Boxer Ijo, dia adalah seorang  jin remaja berumur 17 tahun yang baik hati, suka menolong dan rajin menabung. Kini dia masih termasuk ababil atau ABG labil, dia juga sering datang ke acara - acara musik di dunia jin untuk ikut menari - nari dengan gaya cuci cuci jemur jemur jemur, cuci cuci jemur jemur jemur sambil teriak -teriak lalalala yeyeyeye yah ga jauh beda dengan di dunia manusia. Tapi walaupun dia sering menari - nari seperti itu dia tetaplah seorang laki - laki jantan namun sayangnya untuk masalah percintaan dia sering galau karena dia belum menemukan tambatan hatinya.
Bersambung . . . . .
Lain waktu gue lanjutin lagi biar kawan - kawan semua pada penasaran (ngarep).
Thank you.

Sabtu, 23 Juni 2012

Tanah Kuburan

ghaib-misteri.blogspot.com
Setiap orang pernah sakit baik sakit secara medis maupun nonmedis. Penyakit medis biasanya di sebabkan oleh kuman atau virus. Namun penyakit nonmedis biasanya disebabkan oleh beberapa hal seperti, santet, cetik (racun), tanah kuburan,dll. Nah yang akan kita bahas kali ini adalah mengenai tanah kuburan, di Bali tanah kuburan sering dijadikan sarana untuk menyakiti orang. Cara yang biasa dilakukan oleh orang untuk menyakiti dengan sarana tanah kuburan adalah menaruh tanah kuburan tersebut di halaman rumah korban. Efeknya bermacam - macam mulai dari keluarga korban tidak harmonis, banyak masalah, bahkan dapat memakan korban jiwa. Saya sendiri pernah mendengar penjelasan dari seorang balian di bali melalui rekaman hp tentang berbahayanya tanah kuburan ini. Dari sumber itulah saya membuat postingan ini.
Ok sekian dulu postingan hari ini. Thank you.

Jumat, 22 Juni 2012

Percaya apa nggak?

wangparsud11.blogspot.com
Di Indonesia memiliki berbagai macam mitos, banyak orang yang percaya dan banyak juga yang tidak percaya. Tapi saya sendiri sebagai orang bali sangat percaya dengan adanya mitos karena ini berhubungan dengan unsur sekala (nyata) dan niskala (tidak nyata), saya percaya akan adanya hantu, mahluk halus, jin dsb. Tapi satu hal yang perlu diingat adalah kita boleh percaya tapi jangan sampai menyembah atau memuja hal - hal yang seperti itu, yang patut kita sembah hanyalah Tuhan. Mitos tidak merugikan kita malahan hanya mitos yang dapat digunakan untuk membuat orang lain patuh ketika peraturan yang biasa mereka abaikan.


Contoh : Bila kita datang ke hutan tentunya ada peraturan :
"Di larang merusak/mengambil pohon yang ada di hutan", namun peraturan tinggalah peraturan pasti ada saja yang akan melanggar. Lain halnya jika pihak pengelola hutan tersebut mencoba membubuhi peraturan tersebut dengan berbagai mitos seperti ada penunggu hutan tersebut yang akan marah dan menyerang manusia yang melanggar peraturan. Dijamin semua orang akan patuh.

Ok sekian dulu postingan gue hari ini. Bye.  

Hello

free-extras.com
Halo kawan - kawan perkenalkan nama saya I Wayan Suparsa biasa dipanggil Yansu saya seorang mahasiswa di Universitas Udayana. Ini blog saya yang kesekian karena saya dulu pernah punya beberapa blog tapi saya hapus karena ga sempet ngurus, sekarang saya punya dua blog yang benar-benar akan saya urus. Ok that's all about me and my blog. Thank you.